H.Mashuri: Sekolah Harus Patuhi Protokol Kesehatan -->

Advertisement

H.Mashuri: Sekolah Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Monday, September 28, 2020


SEANTERONUSA - MERANGIN. Plt Bupati Merangin H Mashuri, melakukan pemantauan aktivitas  belajar mengajar secara tatap muka pada tatanan kehidupan new normal Covid-19


Di empat Sekolah Dasar (SD) dalam Kota merangin Bangko, Yang di pantau pada Selasa ,29/9/2020


Plt bupati Merangin bersama tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ke SD Negeri 115, SD Negeri  252, SD Negeri 02,dan SD Negeri 253

Dikatakan Plt bupati, murid-murid SD sudah diperbolehkan melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka, khusus untuk kelas 4, 5 dan 6, dengan mematuhi protokol kesehatan Covod-19, mulai Senin (28/9/2020)


‘’Ini merupakan hari kedua anak SD belajar secara tatap muka. Untuk satu kelas hanya diisi sekitar 15 orang, dengan jarak satu kursi kosong ditengahnya. Mereka sehari sekolah sehari libur dan jam pelajarannya pun  berkurang"ujar Mashuri.


Mulai nya belajar secara tatap muka untuk siswa SD berdasarkan evaluasi terhadap proses belajar mengajar tatap muka yang dilakukan pelajar sekolah menengah, yang dimulai pada 30 Juli 2020.


‘’Berdasarkan evaluasi itu, kepatuhan protokol kesehatan pada pelajar sekolah menengah hasilnya cukup baik, sehingga Tim Satgas Covid-19 Merangin, memperbolehkan murid-murid SD mulai bisa belajar rutin secara tatap muka"ujar Plt Bupati.


Ketika di tanya Media mengapa hanya murid kelas 4,5 dan 6 yang belajar tatap muka? Dijelaskan H Mashuri, anak kelas 1,2 dan 3, masih rentan terhadap Covid-19. Mereka belum mampu mengendalikan diri dan tindakannya masih diluar control protokol kesehatan Covid-19.


Lalu kapan murid kelas 1,2 dan 3 boleh masuk sekolah? Plt bupati yang dikenal sangat merakyat ini, akan melihat dulu evaluasi terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar kelas 4,5 dan 6 yang akan terus dipantau.


‘’Jika pada evaluasi nanti hasilnya baik, murid-murid kelas 1,2 dan 3 pada awal Desember 2020 sudah boleh masuk sekolah, dengan lebih mendisiplinkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,’’jelas mantan Kepala Dinas Pendidikan Merangin ini.


Plt bupati mengajak seluruh jajaran kecamatan dalam Kabupaten Merangin untuk rutin melakukan monitoring dan pantauan ke sekolah-sekolah di wilayah kerjanya masing-masing.


‘’Jika ada sekolah yang tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Tim Satgas Covid-19 akan langsung menutup sekolah tersebut. Apalagi jika ada murid yang terkonfirmasi Covid-19"tegas H Mashuri.


HUMAS