Kasus Video AJB Dilimpahkan ke Polres Kerinci -->

Advertisement

Kasus Video AJB Dilimpahkan ke Polres Kerinci

Portal Buana
Wednesday, October 7, 2020


SEANTERONUSA - JAMBI. Kasus video rekaman Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakti (AJB) mengajak warga untuk memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub dan Cawagub), saat acara pembagian Bantuan Sosial (bansos) di Kecamatan Hamparan Rawang beberapa waktu lalu, akhirnya berbuntut panjang.


Hal tersebut resmi dilimpahkan Bawaslu Kota sungai penuh ke Polres Kerinci, Senin (5/10/2020) lalu. Pasalnya, dari hasil preses penyelidikan yang dilakukan, Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sungaipenuh telah memenuhi unsur formil dan materil.


Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi, mengatakan jika dirinya mendapat laporan dari Ketua Bawaslu Sungai Penuh jika kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Kerinci.


“Saya sudah dapat laporan dari Ketua Bawaslu Sungai Penuh, Jumiral, bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Kerinci,” kata Asnawi saat dihubungi melalui sambungan telepon, dikutip dari Metrojambi.com


Dijelaskan Asnawi, kasus tersebut dilanjutkan ke tahap II yaitu penyidikan. Karena kata dia, dari hasil klarifikasi atau penyelidikan yang dilakukan oleh sentra Gakkumdu, ada unsure pidana.


“Jadi dari hasil gelar perkara yang dilakukan bahwa Gakkumdu sepakat untuk melanjutkan kasus tersebut ke tahap II yaitu penyidikan, karena dari hasil gelar perkara Gakkumdu menggap sudah memenuhi unsure formil dan materil. Sehingga kasus dilanjutkan ke tahap II penyidikan di Polres Kerinci,” terang Asnawi.


Untuk selanjutnya, kata Asnawi, penyidik akan melakukan penyidikan selama 14 hari sesuai dengan undang-undang. “Dalam waktu 14 hari itu, Gakkumdu juga bisa memberikan perbaikan kalau ada barang bukti yang harus dilengkapi,” kata Asnawi lagi.


Dikatakannya lagi, semua saksi dan alat bukti seperti video sudah diserahkan oleh Bawaslu. “Barang bukti videonya juga sudah ada, jadi sudah lengkap semua,” tandasnya.


Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi saat dikonfirmasi terkait pelimpahan ini, mengaku belum mendapat informasi.


“Belum ada info, nanti kita coba cek dulu," katanya singkat. (Dede)


Sumber: Metrojambi.com