Demi Untung Besar, Kontraktor Abaikan Aturan dan Perundang-undangan -->

Advertisement

Demi Untung Besar, Kontraktor Abaikan Aturan dan Perundang-undangan

Portal Buana
Wednesday, November 18, 2020


SEANTERONUSA - SUNGAI PENUH. Kontraktor pelaksana pekerjaan tembok penahan tebing kantor PUPR Kota Sungai Penuh, diduga sengaja menutupi informasi kepada masyarakat dan kontraktor pelaksana terkesan tidak takut dengan aturan tentang keterbukaan informasi publik.


Pantauan Portalbuana dilapangan, Rabu (18/11/2020) dilokasi pekerjaan tidak ditemukan papan nama informasi pekerjaan, dan juga kurangnya pengawasan dari instansi terkait. 


"Semenjak mulai dikerjakan, hingga saat ini kami warga tidak mengetahui apa nama pekerjaan dan berapa jumlah nilanya" ujar Romi, warga Desa Sungai Jernih ketika ditemui Portalbuana.


Ia menambahkan, kontraktor pelaksana terkesan tidak takut dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah tentang keterbukaan informasi publik, tambahnya.


"Didekat kantor PUPR aja rekanan tidak menaati aturan, apalagi pekerjaan jauh dari kantor mungkin parah lagi"


Sementara itu, Ramli, aktivis kota sungai penuh ketika dimintai tanggapannya menyebutkan, ini terindikasi rekenan ingin meraup keuntungan besar. Sehingga begitu nekatnya rekanan melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, tutupnya. (Dede)