Tim Satgas Covid-19 Kota Sungai Penuh Tertutup -->

Advertisement

Tim Satgas Covid-19 Kota Sungai Penuh Tertutup

Portal Buana
Thursday, January 21, 2021

 


SEANTERONUSA - SUNGAI PENUH. Tim Satgas penanganan dan pencegahan Pandemi covid-19 di Kota Sungai Penuh dinilai tertutup. Sehingga menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.


Kinerja satgas covid 19 pun tidak terlihat. Dan beberapa jumlah anggaran APBD tahun 2020 yang dianggarkan untuk covid, hingga saat ini tidak diketahui. 


Menurut informasi, tiap Puskesmas di delapan kecamatan menerima anggaran untuk pencegahan Covid sebesar Rp. 125 juta per Puskesmas.


"Satgas penanganan dan pencegahan covid 19 di kota sungai penuh, harus transparan dalam menggunakan kepada masyarakat, begitu juga dengan anggaran yang sudah dianggarkan di APBD 2020" kata Ferry Siswadhi, mantan pimpinan DPRD kabupaten kerinci, ketika dimintai tanggapannya Kamis (21/1/2020).


Lanjut Ferry, kurangnya keterbukaan tim satgas dalam menggunakan anggaran, jelas menimbulkan pertanyaan ditengah masyarakat, ada apa dengan satgas covid? Covid 19 di kota sungai penuh saat ini sudah memasuki zona merah.


"Ya, satgas covid 19 kota sungai penuh harus terbuka kepada masyarakat. Apalagi terkait dengan penggunaan anggaran. Masyarakat wajib mengetahui" lanjutnya.


Oleh sebab itu, harus ada keterbukaan dari pihak terkait dalam hal ini tim satgas, ungkap Politisi PPP.


Zulwacdi ketua Gugus Covid 19 Kota Sungai Penuh, ketika dikonfirmasi oleh wartawan Via WhatsApp (WA) belum ada jawaban, meskipun conteng dua tanda pesan masuk, namun, hingga berita ini dipublis belum ada balasan.


Diketahui, akhir-akhir ini di Kota Sungai Penuh pasien covid 19 mengalami peningkatan. (Dede)